PAKAR BAYI
Ibu Pintar | Bayi Sehat | Bayi Cerdas
Susu formula dan manfaatnya

Semakin banyak produsen yang memproduksi susu formula sebagai tambahan atau penyambung air susu ibu bagi bayi. Banyak yang mengiklankan dengan menggunakan produk mereka akan bisa meningkatkan kecerdasan otak bayi dan menjadikan anak lebih bernafsu makan, atau bahkan malah meningkatkan kekebelan tubuh anak dengan kandungan macam-macam yang ada dalam susu tersebut.

Seorang bayi yang menyusu dari air susu ibu akan mendapatkan kekebalan tubuh yang lebih baik dan yang akan mereka bawa seumur hidup mereka. Susu bayi atau susu formula yang anda berikan kepada putra-putri anda hanyalah sebagai tambahan bagi air susu ibu supaya bayi tidak merasa kekurangan makanan, karena mungkin sang ibu sedang bekerja. Lebih baik adalah jika bayi diberikan air susu ibu, sehingga anak menjadi lebih kebal terhadap suatu penyakit.

Susu bayi yang ada diiklan-iklan televisi tidak juga bisa dengan instant akan membentuk bayi seperti bayi yang ada diiklan tersebut. Setiap anak mempunyai daya tahan tubuh yang berbeda dan dan kemampuan otak yang beda pula. Kita sebagai orang tua mereka yang harus lebih memahami bagaimana dan seberapa besar kemampuan putra-putri kita sehingga kita bisa membimbing mereka dengan benar. Janganlah kita memaksakan buah hati kita untuk menjadi gambaran orang lain seperti dalam iklan susu bayi. Karena hal seperti ini jika berlangsung secara terus menerus akan membuat putra-putri kita menjadi tidak percaya diri dan akan selalu menjadi gambaran orang lain, bukan diri mereka sendiri.

Mereka akan berkembang dengan bayang-bayang orang lain yang kita bentuk untuk mereka, padahal mereka punya kemampuannya sendiri dan punya bakat serta minatnya sendiri. Kita sebagai orang tua harusnya hanya mengarahkan supaya bakat dan minat mereka tersalur dengan lebih positif. Susu formula yang kita berikan pada buah hati kita akan membantu pertumbuhan mereka, mungkin mereka akan lebih cepat bertambah tinggi atau meningkatkan berat badan mereka. Dan dapat menjadi tambahan makanan bayi untuk mereka sehingga kebutuhan gizi mereka lebih terpenuhi dan mereka menjadi lebih sehat dan lebih lincah dalam melakukan aktivitas mereka.

19 Comments to “Susu formula dan manfaatnya”

  1. echie mengatakan:

    banyak yang memicingkan sebelah mata pada sufor, padahal ada ibu yang terpaksa memberikan sufor karna asi tidak keluar..
    dalam keadan terpaksa tertentu sufor juga tidak hina koq..
    saya kira artikel ini membahas kandungan sufor, sesuai judulnya ternyata cuma membahas dari segi marketing nya saja… :((

    • dr. Ikhlas mengatakan:

      dokter+Marketing+uang=saudara KANDUNG. hummm….baru tahu Bu, ada uang pasien sayang, tiada uang siap2 ditendang…
      Hidup Prita !!!!

  2. anggie mengatakan:

    apa jadinya kalo ga ada sufor…seperti saya yang sudah melakukan berbagai cara agar ASI keluar tak membuahkan hasil

    • bunda cantix mengatakan:

      g’ munk lah kaloo nglairin asi ndak keluar,ma yang di atas uda di atur takarannya,mung tu pengaruh KB,maka nya asi ndak keluar

  3. bunda alif mengatakan:

    miris rasa hati saat ak ga bisa ksh asi(ga kluar)..terpaksa kasih sufor..tapi si alif kecil ga kalah ama yg minum asi tuh..

  4. yatik mengatakan:

    kl ibu,wanita karier jelas harus di kasi susu formula….

    • Fitria mengatakan:

      TIdak semua ibu bekerja merasa harus kasih susu formula pada bayi mereka.Saya ibu bekerja, masih mampu dan mau memberikan hak bayi saya sampai dia berusia 2 tahun kelak. Banyak teknologi yang bisa digunakan untuk tetap memberikan asi pada bayi kita. Itu hak mereka lho, bu. Diatur dalam al Qur’an. Jika mungkin pengetahuan ibu kurang tentang bagaimana cara agar tetap memberikan ASI walaupun bekerja, saya punya artikel nya.
      Terimakasih

  5. bunda affan,alfan,alfin mengatakan:

    susu formula…????
    ehm…..penting jg untuk para ibu yang punya aktifitas d luar rumah…..apa lagi anaknya kembar….

  6. ayu mengatakan:

    ada kok yg lbh aman dr sufor..slh satunya susu kedelai..ada merk m*****a yg aman untuk bayi 3 bln..aplg yg alergi lactose..

  7. shinta mengatakan:

    sedih banget…. asiku sedikit…
    daripada anaku kelaparan, aku tambah dengan sufor…

  8. mama fadil mengatakan:

    saya kerja tpi habis plng krja saya kasih anak saya asi

  9. dayu epik mengatakan:

    dl asi saya banyak, tp krna harus tugas kerja slma 3 minggu dan tdk boleh plg, sufor membantu pertumbuhan bayiku

  10. fatma mengatakan:

    asi banyak,tapi tetep aja kurang,jadi disambung formula.

  11. Ratna mengatakan:

    sedih bgt liat comment yg memicingkan sufor..saya ibu yg trpaksa memberi sufor. asi saya sedikit..bahkan karena alasan kesehatan akhirnya tdk kluar sama sekali. apakah dalam kondisi seperti ini kami sebagai ibu jg harus dihujat??? :(

  12. darell mengatakan:

    Sebaik-baik petunjuk..adlh kitab suci agama.Dlm Islam disampaikan bhwa kwajiban seorang ibu untuk menyusui anaknya hingga usia 2 tahun.Kita bekerja bukan berarti dihalalkan untuk mengabaikan apa yang sudah disyariatkan agama.Anak akan menjadi pembela kita kelak di akhirat,namun apa jadinya jika kita perlakukan anak kita tidak selayaknya anak yang keluar dari rahim kita,apakah tidak mungin dia tidak akan membela kita kelak diakhirat pada saat pengadilan dimulai??? Saya mengajak kepada semua Ibu di Indonesia,gunakan otak kita untuk berpikir cerdas,bukan berpikir seperti pemalas yang hanya mau enak saja.Saya juga bekerja dikantor,berangkat jam 7 pulang jam 6.Namun saya selalu membawa pompa asi setiap haru dan selalu membawa pulang beberapa botol hasil pompaan ke rumah untuk diminum oleh bayi saya pada saat saya sedang bekerja.Menurut saya tidak mungkin asi tidak keluar ketika bayi sudah terlahir.Yang terjadi mungkin orang tidak mau menahan sakit ketika dinenen bayinya,atau ingin menjaga agar payudara tidak pudar.MasyaAlloh..nantikan pengadilan Alloh untuk Ibu yang memilih seperti itu.

  13. Mommy Noza mengatakan:

    ASI adalah yg terbaik tuk buah hati krn memang qta hamil lalu melahirkan n satu paket dgn ASI (itu udah ciptaan yg Kuasa)… Jd sbnrny tdk ada yg tdk keluar ASInya. Hanya saja ASI sdkt ato ASI tdk keluar itu karena kurangnya keyakinan seorg ibu tuk bisa memberikan ASI kpd anaknya, kurangnya dukungan dari family, suami, lingkungan, kurangnya pengetahuan betapa hebatnya ASI, bnyk pikiran/stress (pasca melahirkan), sakit ketika menyusui krn isapan bayi yg masih kasar, takut akan jeleknya payudara jika menyusui n jarang disusui ke bayinya. Semakin srg disusui walo blm keluar bnyk (sesaat setelah melahirkan) akan merangsang produksi ASI qta krn isapan sang bayi.

    Saya rasa itulah salah 1 faktor ASI menjadi tdk lancar/bahkan tidak keluar. Beda hal dgn kondisi yg akibatnya memang mengharuskan anak tuk diberikan SUFOR karena kondisi medis ibunya (sakit parah yg smp2 tdk bs menyusui/mengeluarkan ASI tuk diperah sehingga lama2 ASI tdk berproduksi). Itulah sbnrnya kegunaan SUFOR. Bukan ibu yg mampu n menghasilkan ASI ttp memberikan SUFOR.

    Produksi ASI itu sgt mudah loh, hny dgn modal Yakin, sering disusui/perah, dukungan suami insya Allah ASI cukup diberikan tuk buah hati.
    Karena prinsip ASI itu supply n demand (semakin sering dikeluarkan (susui/perah) semakin ASI itu berproduksi.
    ASI itu juga mengandung arti 3B (Brain, Breast, Baby) Dengan qta berkeyakinan bahwa bs memberikan ASI makan Brain/Otak qta akan merekam selanjutnya akan mengirimkan signal ke Breast/Payudara untuk memproduksi ASI yg nty akan diberikan kpd Baby qta.

    Mohon maaf ya jika pendapat saya mgkn tdk semuanya bs menerima, cm sy sekedar sdkt info aja. Ya ttp kembali ke masing2 ibu koq gmn menyikapinya. Karena yg lebih tahu kondisi anak kan ibunya sendiri… :)

    Saya jg bukan org yg anti SUSU, karena sy jg peminum susu bahkan anak sy yg msh ASI (mendekati usia 2th ini dibulan Januari 2012), jg konsumsi susu tp minum susunya hny untuk suka2 bukan dijadikan minuman pengganti makan/rutinitas harian n bukan Sufor melainkan UHT.

    Sekali lagi mohon maaf klo ada yg kurang berkenan.

  14. ibu nadya mengatakan:

    sy setuju dg pendapat ibu2 ttg betapa berharganya ASI bg anak.tp sy juga tidak rela kalo ada anggapan bahwa ibu yg tdk memberikan ASI adl ibu yg malas,yg kuatir bentuk payudara akan berubah dsb,dsb spt yg tersebut diatas.knp??krn sy adl slh 1 ibu yg hanya mampu membrikan ASI selama 2 bln kpd anak sy.hal ini dikarenakan produksi ASI sy sedikit dan kemungkinan dikarenakan payudara sy kecil.makanan,susu,yg sekiranya bs memperlancar kluarnya ASI sdh sy konsumsi..tp blm membuahkan hasil.akhirnya malah berhenti sama sekali sejak sy belajar memompa ASI krn sy sdh harus masuk kerja waktu itu.demi supaya anak tidak kelaparan sy akhirnya memberikan sufor full smpi skrg dia berumur 20 bln.Alhamdulillah pertumbuhan dan perkembangannya bagus.dia tumbuh cerdas dan sehat.jadi utk para ibu yg mampu memberikan ASI bersyukurlah,sedangkan bagi ibu yg tidak bisa memberikan ASI,jangan berkecil hati.krn sy yakin,kita telah mempertimbangkan dg matang pilihan kita utk memberikan sufor pd anak kita..semua adl demi anak dan BUKAN KEEGOISAN seorang ibu . salam :)

  15. baju bayi mengatakan:

    pemberian susu formula pada anak setelah si anak berumur berapa bulan?

Leave a Reply