Bayi memiliki mainan yang sangat beragam, dan kadangkala orang tua memberikan mainan berdasarkan jenis kelamin bayi seperti mobil-mobilan dan pesawat untuk bayi laki-laki, serta boneka untuk bayi perempuan.
Tapi tahukah anda bahwa mainan untuk bayi tidak hanya sebagai hiburan tapi juga dapat merangsang perkembangan bayi? Lalu, mainan apa saja yang wajib dimiliki oleh bayi?
Pada dasarnya bayi suka dengan mainan yang bergerak dan mengeluarkan bunyi, terutama bayi yang berumur kurang dari 1 tahun. Bayi juga suka dengan warna-warna yang menyolok.
Ingatkah anda akan mainan seperti komidi putar dengan pita berwarna-warni yang panjang dan memiliki tuas putar yang dapat berputar dan mengeluarkan musik?
Walaupun sederhana mainan tersebut ternyata dapat meningkatkan kecerdasan dan kesehatan si bayi.
Mainan yang warnanya mencolok, bergerak dan mengeluarkan bunyi merangsang pendengaran, otak dan otot bayi. Mainan tersebut membuat bayi menjadi senang, tertarik dan bayi akan menggerak-gerakkan tubuhnya untuk meraih mainan tersebut.
Seiring dengan perkembangan bayi, mainan yang diberikanpun harus sesuai dengan jenis kelamin bayi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penyimpangan seksual bayi saat dia besar.
Kadangkala ada anak laki-laki yang terlalu feminim atau anak perempuan yang terlalu tomboy, biasanya disebabkan dari kecil diberi orang tuanya mainan yang tidak diperuntukkan kepada jenis kelamin tertentu, seperti memberikan boneka terlalu banyak kepada anak laki-laki dan mobil kepada anak perempuan.
Mungkin orang tua ingin berbeda dari biasanya atau si anak menginginkan mainan tersebut karena pengaruh saudara atau temannya. Namun harap diperhatikan bahwa hal tersebut akan berpengaruh terhadap psikologis anak dan dapat membuatnya mendapatkan masalah di kemudian hari.
Haiiiiiiiii…. saya punya anak yang bernama Fikry tp, knp ya anak saya sering Demam? Apa Dia salah makan/ Gmn?
Saya sangat setuju sekali bahwa mainan punya peranan besar terhadap tumbuh kembang bayi.
Makanya anak kami yang berumur 1 dan 3 tahun saya berikan banyak mainan sesuai umur dan jenis kelamin. Dan hasilnya kelihatan, di sekolah (play group) anak kami punya kemampuan lebih dibanding teman-temannya.
Hi,
saya seorang ibu yang bekerja di kantor,anak saya berumur 9 bulan.jadi anak saya dirumah di jaga oleh nenek2 nya bergantian, yang saya takutkan..mertua saya terlalu khawatir sehingga tidak memperboleh kan anak saya untuk melakukan apapun sebagai contoh: jangan loncat2 di ubin, nanti kaki nya sakit. Jangan pukul2 meja atau temok nanti tangannya sakit.
setiap kali saya berusaha bilang untuk jangan terlalu khawatir dia selalu menunjukan wajah tidak suka malah pernah dia langsung tersinggung. Padahal saya sudah berusaha untuk bilang dengan cara yang halus..
jadi bingung..gimana cara mengahadapi mertua..karena kalau terlalu dilarang ini itu saya takut perkembangan motorik nya agak terganngu atau anak nya jadi males untuk mengerakkan anggota tubuh nya…
anak saya usia 4 bln? mainan apa ya yang dapat merangsang perkembangan otaknya????????