<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PAKAR BAYI.COM &#187; Tips Merawat Bayi</title>
	<atom:link href="http://pakarbayi.com/category/tips-merawat-bayi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pakarbayi.com</link>
	<description>Ibu Pintar Bayi Sehat &#38; Cerdas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2009 03:33:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cara Mendidik Anak</title>
		<link>http://pakarbayi.com/cara-mendidik-anak.html</link>
		<comments>http://pakarbayi.com/cara-mendidik-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 08:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Merawat Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakarbayi.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[
10  CARA CERDAS MENDIDIK  ANAK
Sebagai seorang wanita karir yang selalu sibuk dengan rutinitas kerja yang padat. Membuat waktu kita sangat terbatas untuk anak kita.  Padahal inginnya kita bisa terus menerus dekat dengan si buah hati.  tapi kira-kira bisa ngga ya waktu kita yang terbatas  itu menjadi berkualitas ? dan … mungkin ngga ya kita bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-111 alignleft" style="margin: 2px 7px;" title="belajar_dan_bermain" src="http://pakarbayi.com/wp-content/uploads/2009/02/belajar_dan_bermain.jpg" alt="belajar_dan_bermain" width="245" height="245" /></p>
<h2>10  CARA CERDAS MENDIDIK  ANAK</h2>
<p>Sebagai seorang wanita karir yang selalu sibuk dengan rutinitas kerja yang padat. Membuat waktu kita sangat terbatas untuk anak kita.  Padahal inginnya kita bisa terus menerus dekat dengan si buah hati.  tapi kira-kira bisa ngga ya waktu kita yang terbatas  itu menjadi berkualitas ? dan … mungkin ngga ya kita bisa menjadi orantua yang  efektif ?</p>
<p>Menurut psikolog selama kita bisa memanfaatkan waktu , orang tua yang sibuk pasti tetap bisa membesarkan anaknya dengan baik.  Karena belum tentu juga anak yang orangtuanya mempunyai  seratus persen waktu di rumah, bisa memiliki kualitas fisik, jiwa dan psikologis yang lebih baik dibandingkan anak yang  orangtuanya banyak waktunya habis di tempat kerja.   Karena tumbuh kembang anak tidak bergantung  pada lama waktu alias  kuantitas orang tua bersama anaknya. Tetapi lebih kepada kualitasnya.</p>
<p>Ibu yang setiap hari di rumah, tapi tidak terlalu care pada tumbuh kembang anaknya, misalnya ibu asyik menonton televisi sendiri, sementara anaknya dibiarkan bermain sendiri tanpa bimbingan darinya. Tidak akan sebanding dengan ibu yang bekerja namun memanfaatkan waktunya yang terbatas  secara maksimal untuk mengikuti dan <a title="bahasa isyarat bayi" href="http://pakarbayi.com/bahasa-isyarat-bayi.html"><strong>membimbing</strong></a> tumbuh kembang anaknya.</p>
<p>Siapapun pasti  ingin bisa menjadi orang tua yang baik. Dan untuk menjadi orang tua memang butuh belajar.  Namun sayangnya, sekolah untuk menjadi orang tua belum ada. Bagaimana sebaiknya memanfaatkan waktu menjadi orang tua dengan efektif ? berikut tipsnya.</p>
<h3>1.    Dekati anak, pahami karakternya</h3>
<p>Orangtua yang baik berusaha memahami <a title="mainan membantu kecerdasan" href="http://pakarbayi.com/mainan-membentuk-karakter-anak.html"><strong>karakter  anaknya</strong></a>. Ada anak yang sejak awal menunjukan karakter pemalu, periang. Introvert, extrovert atau penuh percaya diri. Sebaiknya perlakukan mereka sesuai  dengan karakternya, dan jangan memaksakan anak untuk menjalani karakter lain. Atau memaksanya melakukan sesuatu yang dia belum merasa siap.</p>
<p>Misalnya memaksa anak yang pemalu untuk maju ke panggung, sementara dia belum siap. Orang tua dan guru hanya bisa menyiapkan mentalnya, namun yang bertarung mempersiapkan mental itu adalah anak itu sendiri. Daripada ‘berkelahi’ dengan anak di belakang panggung. Lebih baik beri dia waktu untuk mengelola perasaan. Di kesempatan lain, dia mungkin jadi lebih berani. Jika dipaksa, anak bisa terbebani dan stress.</p>
<p>Waktu serta tenaga yang anda berikan pun terbuang percuma. Untuk memahami anak, anda tentu harus dekat dengan mereka. Dan menjadikan diri anda sebagai orang dekat hingga jadi tempat curhat juga perlu trik. Jika anak sedang bermasalah, berikan rasa empati dan perhatian. Tunjukan bahwa anda peduli dan ingin dia kembali ceria.  Jika karakter anak anda tertutup jangan paksa dia untuk segera to the point menceritakan masalahnya.</p>
<p>Anak malah semakin bungkam. Dekati sedikit demi sedikit, ajak dia ngobrol dari hati ke hati, dari situ anda bisa masuk ke pokok masalnya. Meski sibuuk, jadilah pendengar yang aktif . jangan pura-pura mendengarkan padahal tidak dan masih bekerja. Alihkan konsentrasi ke dia atau minta untuk menunda pembicaraan sesaat lagi.</p>
<h3>2.    POSITIVE PARENTING</h3>
<p>Terapkan positive parenting yaitu menghargai setiap perilaku baik anak  sebanyak-banyaknya dan usahakan untk menghukumnya sesedikit mungkin. Jika anak melakukan kesalahan, jangan langsung dimarahi. Tapi gali alasan dia melakukannya, serta ajak dia berpikir apakah itu baik atau tidak. Bersikaplah tenang, karena pada dasarnya setiap perilaku anak adalah proses menemukan jatidiri atau identitas  dirinya. Dengan cara ini, anak mengerti dan anda bebas stress. Anak usia satu sampai dua tahun adalah usia yang segala perilakunya msaih bersifat eksplorasi. Maka berikanlah kesempatan itu, karena ini sangat bermanfaat untuk perkembangan otaknya.</p>
<h3>3.    LIBATKAN DAN AJAK DISKUSI</h3>
<p>Ingin anak yang pemberani dan punya sifat memimpin ? libatkan dalam diskusi keluarga, dengarkan dan hargai pendapatnya. Lakukan itu sejak dia kecil, agar ingatan itu tertancap di memorinya. Diskusikan banyak hal dengannya mulai dari memilih makanan, baju, berwisata ke mana, sampai sekolahnya sendiri. Hal ini penting untuk membentuk rasa percaya dirinya. Dengan kebiasaan ini, anak juga akan terbiasa dengan penyelesaian masalah  secara demokratis. Mulailah  melibatkan mereka ke dalam tugas-tugas rumah tangga sehari-hari, tentunya dengan menyesuaikan dengan usianya mereka. Anak biasanya akan merasa senang, jika ia merasa dibutuhkan oleh orang lain dan berguna bagi orang lain.</p>
<h3>4.    MANFAATKAN SETIAP KESEMPATAN</h3>
<p>Jika anda adalah orangtua bekerja, maka pintar-pintarlah mempergunakan kesempatan terbatas untuk berkomunikasi dengan anak  anda seefektif mungkin. Sambil bercanda, usahakan mendapatkan pembicaaan yang ‘berisi’. Misalnya, ajaklah anak mengobrol dengan santai tentang berbagai hal ketika anda mengantar dia ke sekolah. Gunakan  juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai positif ketika anda menemani dia menonton televise. Mengajak diskusi selalu bisa diawali dengan pertanyaan-pertanyaan yang unik danmungkin bikin dia geli. Missal.” Nak, kenapa ya manusia itu kadang-kadang sakit?  Apa kuman  itu juga bisa sakit ya ?”</p>
<h3>5.    SEDIAKAN WAKTU KHUSUS</h3>
<p>Meluangkan waktu khusus untuk berdua dengan anak merupakan hal yang penting untuk menumbuhkan ikatan batin antara anda dan anak. Manfaatkan kesempatan berdua untuk memahami dan mendekatkan diri dengan anak. Anda bisa memanfaatkan  waktu tersebut mulai dari saat membangunkan atau mengantarkannya tidur, bermain bersama, menonton televisi bersama, pergi bersama ke tempat-tempat menarik, dan banyak lagi. Usahakan setiap hari ada waktu khusus untuk setiap anak.  Akan lebih baik  jika waktu libur dimanfaatkan untuk bersama keluarga.</p>
<h3>6.    TEGAKKAN DISIPLIN</h3>
<p>Jika  anak sedari kecil dibiasakan untuk disiplin, maka dia akan menjadi pribadi yang teratur setelah dewasa. Terapkan mulai dari hal-hal  yang kecil.  gosok gigi, cuci kaki, merapikan tempat tidur setelah bangun pagi, sangat baik untuk membiasakan hidup mereka lebih teratur setelah dewasa. Terapkan disiplin secara konsisten. Jika anak melalaikannya, tidak ada salahnya anda memberikan sanski. Tak perlu sambil marah-marah, malah bagus jika anda dan anak melakukannya sambil tertawa. Berikan sanksi  yang bersifat mendidik, misalnya menyuruhnya untuk mengerjakan tugas rumah dan perlu diingat. Jangan berikan sanksi di beberapa kelalaian pertamanya. Berikan jika anak berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama.</p>
<h3>7.    BERILAH CONTOH YANG BAIK</h3>
<p><img class="size-full wp-image-88 alignleft" style="margin: 2px 7px;" title="anak_cuci_tangan" src="http://pakarbayi.com/wp-content/uploads/2009/02/anak_cuci_tangan.jpg" alt="anak_cuci_tangan" width="142" height="142" />Anak adalah peniru ulung, maka berhati-hatilah dalam bertingkah laku dan menjalankan kebiasaan.</p>
<p>Anak usia emas (0-5 Tahun) memiliki daya ingat yang sangat kuat, jadi apapun yang anda lakukan bisa menjadi modalnya dalam berprilaku di saat dewasa.</p>
<p>Dia belajar berprilaku melalui pengamatannya pada perilaku orang tuanya.<br />
Maka berperilakulah yang baik dan hindarkan kata-kata kotor, karena apa yang kita ucapkan dan kita lakukan merupakan modal bagi anak kita dalam berperilaku dan berucap.</p>
<h3>8.    UNGKAPKAN KASIH SAYANG</h3>
<p>Setiap orang tua pasti menyayangi anaknya, begitu pula sebaliknya. Namun tak jarang orang tua menganggap hal itu tak penting. Padahal, mendapatkan kasih sayang adalah hak setiap anak. Termasuk dalam bentuk verbal. Seperti ‘ mama sayang kamu’. Ini berpengaruh sangat besar kepada anak. Karena  merasa diperhatikan dan disayang. Sehingga anak memiliki kedekatan emosi yang dalam terhadap orangtuanya anak juga memiliki perasaan yang halus, lembut dan penuh kasih sayang terhadap sesama. Ungkapan kasih sayang dengan ucapan sayang. Belaian pelukan dan ciuman dalam setiap kesempatan.</p>
<h3>9.    KOMUNIKASI YANG EFEKTIF</h3>
<p><img class="size-full wp-image-87 alignleft" style="margin: 2px 7px;" title="belajar1" src="http://pakarbayi.com/wp-content/uploads/2009/02/belajar1.jpg" alt="belajar1" width="153" height="141" />Komunikasikan denagn jelas dan lembut. Ketika anda memberikan perintah kepada anak.</p>
<p>Berikan perintah yang spesifik dengan kalimat yang jelas untuk menghindari kebingungannya.</p>
<p>Stop memberikan ceramah, memarahi atau mengomeli anak dengan panjang lebar apalagi dengan teriak-teriak.<br />
Sebaliknya seringlah  mengajak mereka berdiskusi. Jangan sekali-kali berbicara dengan keras dan kasar  terhadap anak. Kalau anda tak ingin mereka meniru.</p>
<h3>10.    SAAT MARAH, ANAK JANGAN DIJADIKAN PELAMPIASAN</h3>
<p style="text-align: left;"><img class="size-full wp-image-86 alignleft" style="margin: 2px 7px;" title="belajar" src="http://pakarbayi.com/wp-content/uploads/2009/02/belajar.jpg" alt="belajar" width="202" height="277" />Perilaku anak kadang membuat orangtua kesal dan jengkel. Apalagi kalau pekerjaan dan kekalutan di kantor di bawa kerumah. Jika anda mengalami hal ini, jangan sekali-kali menjadikan anak sebagai pelampiasan kekesalan. Karena marah, anak menjadi objek omelan, luapan emosi atau bahakan sampai membuat kita tak menghiraukan dan memperhatikannya. Saat marah, control diri memang cenderung lebih rendah tapi jangan sekali-kali melampiaskannya kepada anak. Di depan mereka, tetaplah bersikap seperti  biasa. Sempatkan waktu luang sejenak untuk berpikir  dan introspeksi diri. Ambil napas panjang dan coba berpikir untuk mencari solusi terbaik bagi masalah anda. Satu hal yang penting : orang tua yang efektif juga butuh  waktu untuk dirinya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakarbayi.com/cara-mendidik-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara menyusui bayi</title>
		<link>http://pakarbayi.com/cara-menyusui-bayi.html</link>
		<comments>http://pakarbayi.com/cara-menyusui-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2008 11:32:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Merawat Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/pakarbayi.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai penunjang pembentukan jaringan-jaringan pada tubuhnya, susu wajib diberikan kepada bayi dan tidak ada batasan tertentu untuk bayi berhenti meminumnya. Susu dapat menjadikan bayi tumbuh menjadi anak yang cerdas, aktif dan tangkas.
Memberi susu kepada bayi ada aturannya. Bila terlalu sedikit, perkembangan tubuh bayi bisa jadi tidak sesehat atau sebugar bayi yang meminum susu dan bayi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai penunjang pembentukan jaringan-jaringan pada tubuhnya, susu wajib diberikan kepada bayi dan tidak ada batasan tertentu untuk bayi berhenti meminumnya. Susu dapat menjadikan bayi tumbuh menjadi anak yang cerdas, aktif dan tangkas.</p>
<p>Memberi susu kepada bayi ada aturannya. Bila terlalu sedikit, perkembangan tubuh bayi bisa jadi tidak sesehat atau sebugar bayi yang meminum susu dan bayi juga dapat menjadi ringkih. Sebaliknya, bayi yang kelebihan susu juga dapat tumbuh terlalu besar dan terlalu gemuk.</p>
<p>Susu bagi bayi dibawah <strong>umur 3 bulan</strong> adalah makanannya yang utama, dan air susu ibu adalah nutrisi yang penting. Susui bayi saat air susu keluar untuk pertama kalinya dan setelah itu penyusuan bayi diatur pada waktu-waktu tertentu.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://pakarbayi.com/wp-content/uploads/2008/05/menyusui_bayi.jpg" alt="cara menyusui bayi" /></p>
<p>Waktu menyusui yang paling tepat adalah saat <strong>bayi selesai dimandikan</strong>. Dalam kondisi tersebut bayi merasa segar dan akan meminum susu lebih banyak. Susui bayi selama kurang lebih <strong>setengah jam</strong> dan hentikan setelah itu. Anda dapat menyusuinya lagi dengan memberi jarak <strong>minimal 1 jam sekali.</strong>Anda juga dapat menyelingi susu dengan makanan setelah bayi berumur lebih dari 3 bulan. Sesuaikan makanan dengan usia bayi. Bayi berusia 4 bulan dapat dibantu dengan <strong>susu siap saji</strong> yang sesuai dengan saran dokter. Pemberian susu kepada bayi akan semakin berkurang intensitasnya seiring dengan bertambahnya usia bayi.</p>
<p>Kurangi juga dosis susu anak sedikit demi sedikit jika dia doyan minum susu, dan <strong>tambahkan porsi makanan</strong> untuk mengganti intensitasnya meminum susu.</p>
<p>Menyusui bayi tak hanya sekedar memberi makan atau menghentikan tangisnya. Ada konteks lain di balik itu. Pada saat menyusuinya, anda pasti akan <strong>mengelus dan membelainya</strong> dalam dekapan anda.</p>
<p>Belaian dan dekapan anda memberikan dampak psikologis yang baik untuk bayi anda. Dia akan merasakan kasih sayang anda yang tulus dan merasakan keamanan yang anda berikan. Buaian anda juga menghilangkan stres yang dirasakan si kecil. Siapa bilang bayi anda tidak merasakan stres?</p>
<p>Perhatikan pula kebersihan dan kehigienisan saat menyusui bayi. Bersihkan puting anda dan hindarkan dari bau-bauan yang tajam yang dapat membuat pusing bayi anda. Bila anda memberi susu siap saji, <strong>cuci dot bayi</strong> setiap kali anda selesai digunakan dengan air panas supaya kuman tidak berkembang biak dengan cepat.</p>
<p><img src="http://pakarbayi.com/wp-content/uploads/2008/05/dot_bayi.jpg" alt="dot untuk bayi" align="left" height="138" width="96" />Ganti pula puting dot yang rusak sehingga tidak melukai mulut bayi anda. Jangan biarkan anak anda menggunakan dot. Ajari perlahan-lahan dan gantikan dot dengan gelas bercorong hingga pada akhirnya anak anda dapat minum dengan menggunakan gelas. Penggunaan dot yang terlalu lama dapat<strong> merusak struktur gigi</strong> dan menjadikan gigi anak anda tidak rata.</p>
<p>Jangan lupa pula untuk membasuh susu yang tercecer baik di kulit atau di baju. Karena susu yang tercecer di kulit dapat menjadi biang keringat dan membuat anak anda merasa tidak nyaman.</p>
<p>Baju yang basah karena susu juga dapat menjadi biang keringat dan bahkan dapat menyebabkan infeksi. Segera botol susu yang telah habis dengan dot tanpa tabung jika bayi anda tidak mau berhenti menghisap.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakarbayi.com/cara-menyusui-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Bayi</title>
		<link>http://pakarbayi.com/tentang-bayi.html</link>
		<comments>http://pakarbayi.com/tentang-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2008 11:24:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Merawat Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/pakarbayi.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang lebih menggembirakan ketika mendengarkan tangisan pertama buah hati anda, dan anda sadar, bahwa sekarang anda telah menjadi orang tua dari sebuah mahluk mungil yang lucu yang lahir dari buah cinta anda berdua. Kini, anda tak lagi berdua.
Seorang bayi lahir setelah terkandung selama 9 bulan 10 hari. Memang kadangkala seorang bayi lahir lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak ada yang lebih menggembirakan ketika mendengarkan tangisan pertama buah hati anda, dan anda sadar, bahwa sekarang anda telah menjadi orang tua dari sebuah mahluk mungil yang lucu yang lahir dari buah cinta anda berdua. Kini, anda tak lagi berdua.</p>
<p>Seorang bayi lahir setelah terkandung selama 9 bulan 10 hari. Memang kadangkala seorang bayi lahir lebih cepat atau lebih lama, tapi itulah usia normal kandungan manusia. Bayi yang dilahirkan setelah dikandung selama 9 bulan 10 hari biasanya lahir dengan normal dan akan memiliki perkembangan tubuh yang normal baik organ tubuh, perkembangan motorik, fisik dan juga otak.</p>
<p>Jika kurang dari usia kehamilan tersebut, bayi harus dirawat dalam inkubator supaya dapat terus bertahan hidup.Pada dasarnya perawatan bayi sangatlah kompleks. Kehati-hatian adalah hal yang harus diperhatikan karena selain organ tubuh dan fisik bayi masih sensitif, bayi juga tidak dapat memberitahu orang tuanya tentang apa yang mereka rasakan karena bayi masih belum bisa bicara.</p>
<p>Orang tua harus benar-benar memperhatikan keadaan buah hatinya dan memberikan yang terbaik supaya bayi tidak stres dan dapat tumbuh secara baik serta normal dan sehat.</p>
<p>Perawatan bayi secara menyeluruh dan kompleks tersebut meliputi pengetahuan orang tua tentang apa-apa yang dibutuhkan seperti pilihan makanan dan minuman yang tepat pada usia tertentu bayi, jenis pakaian yang dibutuhkan bayi, pemilihan tempat tidur dan mainan, cara menyusui dan juga perawatan tambahan seperti imuninasi.</p>
<p>Perawatan bayi dan pemberian nutrisi pada bayi berbeda-beda dan harus dilakukan dengan tepat sesuai dengan usia bayi. Sang ibu juga tidak boleh melupakan pemberian ASI yang sangat baik bagi daya tahan tubuhnya. Perkembangan bayi juga harus dipantau, dan pemantauan tersebut dapat dibantu oleh Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat dengan Kartu Menuju Sehat. Paling tidak seorang bayi harus dipantau perkembangan dan kesehatannya dari sejak dari lahir hingga berumur lima tahun.</p>
<p>Tak hanya itu, sang ibu dan ayah pun harus memperhatikan pemberian imunisasi kepada buah hatinya supaya terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Bayi, seperti layaknya orang dewasa juga dapat menderita sakit.</p>
<p>Namun bedanya, penanganan penyembuhan pada bayi berbeda dan tidak dengan mudah diberikan berbagai obat-obatan karena organ-organ dalam tubuhnya masih belum terbentuk dengan sempurna. Penanganan yang tepat akan sangat diperlukan disini.</p>
<p>Oleh karena itu orang tua pun harus dapat membekali diri tentang penyakit-penyakit yang sering diderita si bayi dan juga penangannya. Namun yang tak kalah penting adalah kesehatan psikologis si bayi.</p>
<p>Dan dengan kasih sayang dan perhatian anda kepada harta anda yang paling berharga tersebut, si bayi akan dapat tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakarbayi.com/tentang-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.765 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2009-12-09 23:33:19 -->
