PAKAR BAYI
Ibu Pintar | Bayi Sehat | Bayi Cerdas
Cara Mendidik Anak

belajar_dan_bermain

10  CARA CERDAS MENDIDIK  ANAK

Sebagai seorang wanita karir yang selalu sibuk dengan rutinitas kerja yang padat. Membuat waktu kita sangat terbatas untuk anak kita.  Padahal inginnya kita bisa terus menerus dekat dengan si buah hati.  tapi kira-kira bisa ngga ya waktu kita yang terbatas  itu menjadi berkualitas ? dan … mungkin ngga ya kita bisa menjadi orantua yang  efektif ? Menurut psikolog selama kita bisa memanfaatkan waktu , orang tua yang sibuk pasti tetap bisa membesarkan anaknya dengan baik.  Karena belum tentu juga anak yang orangtuanya mempunyai  seratus persen waktu di rumah, bisa memiliki kualitas fisik, jiwa dan psikologis yang lebih baik dibandingkan anak yang  orangtuanya banyak waktunya habis di tempat kerja.   Karena tumbuh kembang anak tidak bergantung  pada lama waktu alias  kuantitas orang tua bersama anaknya. Tetapi lebih kepada kualitasnya. Ibu yang setiap hari di rumah, tapi tidak terlalu care pada tumbuh kembang anaknya, misalnya ibu asyik menonton televisi sendiri, sementara anaknya dibiarkan bermain sendiri tanpa bimbingan darinya. Tidak akan sebanding dengan ibu yang bekerja namun memanfaatkan waktunya yang terbatas  secara maksimal untuk mengikuti dan membimbing tumbuh kembang anaknya. Siapapun pasti  ingin bisa menjadi orang tua yang baik. Dan untuk menjadi orang tua memang butuh belajar.  Namun sayangnya, sekolah untuk menjadi orang tua belum ada. Bagaimana sebaiknya memanfaatkan waktu menjadi orang tua dengan efektif ? berikut tipsnya.

1.    Dekati anak, pahami karakternya

Orangtua yang baik berusaha memahami karakter  anaknya. Ada anak yang sejak awal menunjukan karakter pemalu, periang. Introvert, extrovert atau penuh percaya diri. Sebaiknya perlakukan mereka sesuai  dengan karakternya, dan jangan memaksakan anak untuk menjalani karakter lain. Atau memaksanya melakukan sesuatu yang dia belum merasa siap. Misalnya memaksa anak yang pemalu untuk maju ke panggung, sementara dia belum siap. Orang tua dan guru hanya bisa menyiapkan mentalnya, namun yang bertarung mempersiapkan mental itu adalah anak itu sendiri. Daripada ‘berkelahi’ dengan anak di belakang panggung. Lebih baik beri dia waktu untuk mengelola perasaan. Di kesempatan lain, dia mungkin jadi lebih berani. Jika dipaksa, anak bisa terbebani dan stress. Waktu serta tenaga yang anda berikan pun terbuang percuma. Untuk memahami anak, anda tentu harus dekat dengan mereka. Dan menjadikan diri anda sebagai orang dekat hingga jadi tempat curhat juga perlu trik. Jika anak sedang bermasalah, berikan rasa empati dan perhatian. Tunjukan bahwa anda peduli dan ingin dia kembali ceria.  Jika karakter anak anda tertutup jangan paksa dia untuk segera to the point menceritakan masalahnya. Anak malah semakin bungkam. Dekati sedikit demi sedikit, ajak dia ngobrol dari hati ke hati, dari situ anda bisa masuk ke pokok masalnya. Meski sibuk, jadilah pendengar yang aktif. Jangan pura-pura mendengarkan padahal tidak dan masih bekerja. Alihkan konsentrasi ke dia atau minta untuk menunda pembicaraan sesaat lagi.

2.    POSITIVE PARENTING

Terapkan positive parenting yaitu menghargai setiap perilaku baik anak  sebanyak-banyaknya dan usahakan untk menghukumnya sesedikit mungkin. Jika anak melakukan kesalahan, jangan langsung dimarahi. Tapi gali alasan dia melakukannya, serta ajak dia berpikir apakah itu baik atau tidak. Bersikaplah tenang, karena pada dasarnya setiap perilaku anak adalah proses menemukan jatidiri atau identitas  dirinya. Dengan cara ini, anak mengerti dan anda bebas stress. Anak usia satu sampai dua tahun adalah usia yang segala perilakunya msaih bersifat eksplorasi. Maka berikanlah kesempatan itu, karena ini sangat bermanfaat untuk perkembangan otaknya.

3.    LIBATKAN DAN AJAK DISKUSI

Ingin anak yang pemberani dan punya sifat memimpin ? libatkan dalam diskusi keluarga, dengarkan dan hargai pendapatnya. Lakukan itu sejak dia kecil, agar ingatan itu tertancap di memorinya. Diskusikan banyak hal dengannya mulai dari memilih makanan, baju, berwisata ke mana, sampai sekolahnya sendiri. Hal ini penting untuk membentuk rasa percaya dirinya. Dengan kebiasaan ini, anak juga akan terbiasa dengan penyelesaian masalah  secara demokratis. Mulailah  melibatkan mereka ke dalam tugas-tugas rumah tangga sehari-hari, tentunya dengan menyesuaikan dengan usianya mereka. Anak biasanya akan merasa senang, jika ia merasa dibutuhkan oleh orang lain dan berguna bagi orang lain.

4.    MANFAATKAN SETIAP KESEMPATAN

Jika anda adalah orangtua bekerja, maka pintar-pintarlah mempergunakan kesempatan terbatas untuk berkomunikasi dengan anak  anda seefektif mungkin. Sambil bercanda, usahakan mendapatkan pembicaaan yang ‘berisi’. Misalnya, ajaklah anak mengobrol dengan santai tentang berbagai hal ketika anda mengantar dia ke sekolah. Gunakan  juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai positif ketika anda menemani dia menonton televise. Mengajak diskusi selalu bisa diawali dengan pertanyaan-pertanyaan yang unik danmungkin bikin dia geli. Missal.” Nak, kenapa ya manusia itu kadang-kadang sakit?  Apa kuman  itu juga bisa sakit ya ?”

5.    SEDIAKAN WAKTU KHUSUS

Meluangkan waktu khusus untuk berdua dengan anak merupakan hal yang penting untuk menumbuhkan ikatan batin antara anda dan anak. Manfaatkan kesempatan berdua untuk memahami dan mendekatkan diri dengan anak. Anda bisa memanfaatkan  waktu tersebut mulai dari saat membangunkan atau mengantarkannya tidur, bermain bersama, menonton televisi bersama, pergi bersama ke tempat-tempat menarik, dan banyak lagi. Usahakan setiap hari ada waktu khusus untuk setiap anak.  Akan lebih baik  jika waktu libur dimanfaatkan untuk bersama keluarga.

6.    TEGAKKAN DISIPLIN

Jika  anak sedari kecil dibiasakan untuk disiplin, maka dia akan menjadi pribadi yang teratur setelah dewasa. Terapkan mulai dari hal-hal  yang kecil.  gosok gigi, cuci kaki, merapikan tempat tidur setelah bangun pagi, sangat baik untuk membiasakan hidup mereka lebih teratur setelah dewasa. Terapkan disiplin secara konsisten. Jika anak melalaikannya, tidak ada salahnya anda memberikan sanski. Tak perlu sambil marah-marah, malah bagus jika anda dan anak melakukannya sambil tertawa. Berikan sanksi  yang bersifat mendidik, misalnya menyuruhnya untuk mengerjakan tugas rumah dan perlu diingat. Jangan berikan sanksi di beberapa kelalaian pertamanya. Berikan jika anak berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama.

7.    BERILAH CONTOH YANG BAIK

anak_cuci_tanganAnak adalah peniru ulung, maka berhati-hatilah dalam bertingkah laku dan menjalankan kebiasaan. Anak usia emas (0-5 Tahun) memiliki daya ingat yang sangat kuat, jadi apapun yang anda lakukan bisa menjadi modalnya dalam berprilaku di saat dewasa. Dia belajar berprilaku melalui pengamatannya pada perilaku orang tuanya. Maka berperilakulah yang baik dan hindarkan kata-kata kotor, karena apa yang kita ucapkan dan kita lakukan merupakan modal bagi anak kita dalam berperilaku dan berucap.

8.    UNGKAPKAN KASIH SAYANG

Setiap orang tua pasti menyayangi anaknya, begitu pula sebaliknya. Namun tak jarang orang tua menganggap hal itu tak penting. Padahal, mendapatkan kasih sayang adalah hak setiap anak. Termasuk dalam bentuk verbal. Seperti ‘ mama sayang kamu’. Ini berpengaruh sangat besar kepada anak. Karena  merasa diperhatikan dan disayang. Sehingga anak memiliki kedekatan emosi yang dalam terhadap orangtuanya anak juga memiliki perasaan yang halus, lembut dan penuh kasih sayang terhadap sesama. Ungkapan kasih sayang dengan ucapan sayang. Belaian pelukan dan ciuman dalam setiap kesempatan.

9.    KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

belajar1Komunikasikan denagn jelas dan lembut. Ketika anda memberikan perintah kepada anak. Berikan perintah yang spesifik dengan kalimat yang jelas untuk menghindari kebingungannya. Stop memberikan ceramah, memarahi atau mengomeli anak dengan panjang lebar apalagi dengan teriak-teriak. Sebaliknya seringlah  mengajak mereka berdiskusi. Jangan sekali-kali berbicara dengan keras dan kasar  terhadap anak. Kalau anda tak ingin mereka meniru.

10.    SAAT MARAH, ANAK JANGAN DIJADIKAN PELAMPIASAN

belajarPerilaku anak kadang membuat orangtua kesal dan jengkel. Apalagi kalau pekerjaan dan kekalutan di kantor di bawa kerumah. Jika anda mengalami hal ini, jangan sekali-kali menjadikan anak sebagai pelampiasan kekesalan. Karena marah, anak menjadi objek omelan, luapan emosi atau bahakan sampai membuat kita tak menghiraukan dan memperhatikannya. Saat marah, control diri memang cenderung lebih rendah tapi jangan sekali-kali melampiaskannya kepada anak. Di depan mereka, tetaplah bersikap seperti  biasa. Sempatkan waktu luang sejenak untuk berpikir  dan introspeksi diri. Ambil napas panjang dan coba berpikir untuk mencari solusi terbaik bagi masalah anda. Satu hal yang penting : orang tua yang efektif juga butuh  waktu untuk dirinya sendiri.

70 Comments to “Cara Mendidik Anak”

  1. baitul alim mengatakan:

    mendidik anak sangat perlu untuk hati-hati, jangan sampai salah dalam mendidik anak sehingga membuat anak menjadi orang yang pesimis, minder dan lain-lain.karena didikan ortu dapat membentuk kepribadian anak.

    —————————————————-
    Bagaimana cara mendidik anak agar sukses dan bahagia di anekapilihan.com

  2. deny mengatakan:

    :sad: duh kasian anak gua flu end batuk, siapa yg mau kasih solusi buat gue…………………?

  3. suryadipase mengatakan:

    inilah caranya Antara si anak dan orang tua terjalin komunikasi saling terbuka. Orang tua mau mendengarkan anak dan anak secara leluasa dapat bercerita kepada orang tuanya dengan cara yang terbuka, mengeskpresikan perasaan dan pikirannya serta berdiskusi dengan orang tua dengan menggunakan komunikasi timbal balik. Tipe komunikasi ini ada pada pola asuh demokratis atau authoritative. Umpamanya, saat kedua orang tua sedang berbicara, mereka membolehkan anak menanggapi dan menghargai pendapatnya, “Oh, kalau menurut pendapat suryadi y seperti itu,lah…?” :razz:

  4. mala_RA mengatakan:

    oya, masih berhubungan dengan bayi, jika ada yang membutuhkan informasi mengenai Aqiqah online, bisa menghubungi saya di YM mala15_fathiya#yahoo.com atau langsung mengunjungi “rumahaqiqah.org” Terimakasih

  5. diyah mengatakan:

    Bukan kuantitas kita bisa bertemu anak, tapi seberapa kualitas kita bisa memanfaatkan kebersamaan dengan anak kita. O, ya kebetulan saya punya koleksi media pendidikan anak, berupa VCD dan buku. mampir ke web-q ya

  6. [...] Bermain juga merupakan salah satu proses pendalaman karater sejak dini pada anak. Saat bermain, anak akan mengenal instrument-intrument (mainan) yang digunakan sehingga membuat anak mengerti fungsi dari instrument tersebut. [...]

  7. Rina mengatakan:

    Ehm,saya masih bingung lo… untuk mendidik anak,kalau saya & suami sibuk dalam pekerjaan karena kami sangat takut dengan perkembangannya… bagaimana solusinya ya,agar kami tidak merasa was-was?

    • ANTO mengatakan:

      ehm juga…..ya harus los and yakin bahwa anak anda telah diasuh dengan baik apalagi mungkin yang mengasuh adalah orang tua sendiri…yakinlah bahwa orang tua anda akan mengerahkan kemampuan terbaiknya. cobalah untuk jangan terlalu mempermasalhakan hal kecil sebagai alasan anda untuk was-was dan tidak percaya pada asuhan anak anda. trim’s

  8. irwan mengatakan:

    aku punya bayi yang sangat imoet,,tapi pertumbuhannya agak lambat, mungkin karna lahirnya prematur ya? gimana supaya pertumbuhannya lebih cepet kasi solusinya dong.

  9. irwan mengatakan:

    hay diyah..oya kasi tau website diyah dong biar kita bisa mampir.

  10. yati mengatakan:

    Kalo dari awal kita udah mendidik anak dg cara yang salah sampai dia berusia 8 tahun, bagaiman cara memperbaikinya karena kemungkinan memorinya udah tertanam tipe pendidikan yang sebelumnya.Apakah masih bisa diubah?sulitkah?

  11. Pricilla Emilda mengatakan:

    saya menpunyai bayi yang berumur 1 tahun sekarang,masalah bayi saya ini dia seorang bayi yang sangat aktif dan nakal…bagaimana cara nya untuk mendidik bayi saya ini untuk menjadi bayi yang bijak dan pintar?

  12. mariana.D mengatakan:

    anak saya berumur 2 thn,tapi sampai sekarang masih ASI bagaimana cara agar anak saya berhenti ASI

    • Nanny mengatakan:

      usia 2 tahun sebaiknya tidak memanjakan anak dengan ASI, coba ajarkan perlahan-lahan dengan memberikannya susu formula, anda bisa memberikan pengertian bahwa susu ini bisa membuat “dede” cepat besar, bisa membuat “dede” pintar atau pengertian lainnya, atau bisa juga seperti berpura-pura sedang sibuk, dan berikan ia susu formula agar pertumbuhan badan dan otaknya seimbang

  13. anna mengatakan:

    ponakan ku udah 9thntapi bandel & suka membangkan ama ortu,gimana siih cara menegur atau mendidik anak yg punya kepribadiaan kaya gituuu

    • Nanny mengatakan:

      anak usia 9 tahun sudah besar, dia perlu perhatian lebih, pada usia 9 tahun juga otaknya mampu menyerap banyak sekali pelajaran dan akan tersimpan kedalam memori otaknya, seperti misalnya anda teringat masa kecil anda pada usai 9 tahun..
      coba arahkan sifatnya kepada hal-hal yang positif seperti berenang, les komputer, bahasa, namun sifat tegas juga diperlukan untuk mengajarkannya agar dia mengerti disiplin dalam keluarga. Satu lagi coba perhatikan lingkungan tempat ia bermain.. sebab faktor lingkungan juga akan mempengaruhi sifat anak tersebut.

  14. ani m mengatakan:

    saya punya anak berumur 2 tahun 3 bulan, dia aktif sekali-suka memanjat lemari,jendela dll.suka mengambil barang dan membuangnya.saya sampai capek menghadapi dia.gimana ya caranya biar dia bisa duduk diam?

    • netty mengatakan:

      punya anak aktif memang melelahkan, kita harus sabar menghadapinya. Coba kalau kita punya anak yang cuma bisa duduk diam saja kan susah, jadi kita nikmatin aja punya anak yang aktif.

  15. aniz mengatakan:

    makasih banget ni sangat bermaanfaat bg aq.coz ank ku tu terlalu manja.susah di bilangi mungkn karna saya dan papa nya sibuk.kurang mendekati anak.jd gk tau maunya sprt apa.btw mksh sekali

  16. rhivan mengatakan:

    aku pny anak umur 12 th punya adik umur 8 th tapi mereka tidak pernah akur berantem trus keduanya laki .gimana solusinya ya abis aku udah pusing nich

  17. suci rahmawati mengatakan:

    aku pnya ank brumur 1 thn n aku bkrja jg stiap hri ankq uka ti2pkan k nenekx aku slalu brusha agr aku tetap dkt dgn ankq tp akhr2 ini ankq jrg mau aku ajak n aku sgt trkjt ktk ankq aku ajak dia menags n tanganx brsha meraih nenekx aku sgat kcw n aku mrsa berslh krn aku hrs menigglkanx untk bkrj. bgmn solusix agr ankq dkt kmbli dgnq?mhn d balas

  18. yeni mengatakan:

    anak pertama saya umur 11 tahun. dia jarang sekali keluar rumah untuk bermain kecuali sekolah. dia lebih senang menonton tv atau menyendiri dikamar. bagaimana ya mengatasinya agar mau bermain dengan teman sebayanya.

  19. gasol mengatakan:

    mantafff…
    tip2nya sangat bermanfaat
    tapi kalo boleh saya nambahin, satu satu faktor yang menjadi kunci penentu kualitas komunikasi kita dengan anak, yaitu KETULUSAN.
    misal kita sedang bermain dengan anak upayakan kita melakukannya sepenuh hati. (jg masih mikiran kerjaan or yg lain). Taruh dulu semua yg menjadi beban or masalah kita. Kalo kita sedang sebel ma orang lain ato ma istri, taruh dulu en perhatikan anak kita dengan sepenuhnya hati. Saya yakin hasilnya akan luar biasa.

  20. ENISURYA mengatakan:

    Kami bru pny ank umur 1 bln .gimana ya biar kelak jad anak yg pintar…????/

  21. whisnu mengatakan:

    metode di atas sangat baik,saya mengunakannya walaupun tidak spesifik.alhamdulilah anak saya umur 3,5 tahun sudah bisa baca dalam 3 huruf…sekarang umurnya 5 tahun 1 bulan dia sudah bisa membaca secara penuh…kuncinya usahakan belajar dengan suasana yang menyenangkan….

  22. abdurrahim mengatakan:

    syukron tipsnya

  23. alen mengatakan:

    aduhhh,,ini sangat membantu bagi saya calon ibu..

  24. dewi j mengatakan:

    Tips2 nya bener2 sangat berguna unk aku. Tapi bagaimana cara mendidik anak usia masih jalan 6 bln. Dan bagaimana hati tenang meninggalkannya untuk bekerja? Trims

  25. tri novi mengatakan:

    Anak saya yang pertama laki2 usianya 6 tahun, dia lebih dekat dan sering bermain dengan ayahnya, tapi dia tidak patuh pada ayahnya tapi lebih patuh pada ibunya, kenapa ya ? Bagaimana caranya agar dia lebih patuh dan nurut pada ayahnya ?

  26. yudi mengatakan:

    Sggh sgt brmanf’at tips”x..

  27. mian nababan mengatakan:

    saya punya anak 6 bulan, kebiasaannya suka isap jempol dan memasukkan jarinya ke mulut. Bagaimana caranya supaya anak saya tdk melakukan hal itu?

  28. lili mengatakan:

    aku punya anak tiga laki laki mereka suka bertengkar aku takut kalau mereka tdk menyayangi satu dg lainnya bagaimana agar anakku saling saling
    sayang

  29. lili mengatakan:

    tolong kasih saran dong

  30. elis normayanti mengatakan:

    anak Q yg gede berumur 7 tahun,dulu waktu msh PG sampai TK dia anaknya PD malh bisa dikatakan over tpi penuru tp semenjak SD dia jd pemalu,ga pedean, en agak ngelawan apa ini mang dah fasenya seperti ini ato mang cara aq yg salah bersikap

  31. ita mengatakan:

    klau selama ini kita mendidik anak ada yg salah,kemungkinan memori yg buruk uda tertanam,apakah masi bisa d uba atau d hilangkan?

  32. mida mengatakan:

    bagaimana cara mendidik anak yang keras kepala? dan mau’y menang sendiri,bahkan dia merasa dia bisa melakukan apa yang orang tua lakukan.

  33. lidya agustina mengatakan:

    trims buat infonya..semoga bisa membuat aq menjadi ibu yg lebih baik…amin.

  34. emili mengatakan:

    anakku 2 orang semuax super aktif, kalau nakalx uda keterlaluan aku jd marah besar sehingga tanganpun pada main pukul aja. setelah mukul, aku jd menyesal sendiri. tolong dong siapa yg bisa mecahin masalahku dlm mendidik anak. maunya sih jd ibu yg sabar, trus anak2 nurut klu dibilangin, ngga cepat emosi.

  35. yanti mengatakan:

    Oke trims atas infonya. 10 tips cara mendidik anak diatas hanya 9 sudah saya lakukan, tips yg ke 10 itu agak berat karena kalau saya sudah marah kadang sampe gak bisa terkontrol. Jadi tolong ya tipsny……….. dan dapt menjdi ibu yang penyabar n anak2 nurut apa yg dibilangin. thanks

  36. wahyu mengatakan:

    q punya anak yg sering nyuruh q untuk mengambil barang yang seharusnya dia bisa ambil sendiri dan terkadang kalau dia sudh selesai bermain dia tdk mau merapikan mainannya karena alasan capek, apa ya solusinya ?? supaya anak q bisa lebih mandiri dan disiplin ??

  37. iriani mengatakan:

    Makasie infox semoga bermanfaat buat saya dan keluarga!

  38. bagus mengatakan:

    anak saya waktu lahir berat badannya 4,1
    sekarang berumur 4 bulan dengan berat badan 8,6
    apa terlalu berlebihan…
    saya sangat bingung ….
    mohon solusinya…
    thx

  39. Diah mengatakan:

    Anakku baru 10 bulan, sementari saya dan suami sibuk hingga sore baru pulang. Ada rasa bersalah dalma hati karena tidak mendampingi sepanjang waktu. DEngan tips ini insyaAlloh bermanfaat buat saya. Saya berusaha semaksimal mungkin mendidik anakku dengan penuh kasih sayang dan memanfaatkan waktu kebersamaan kami sebaik mungkin….thanks..

  40. sufi mengatakan:

    anak aq orangnya penakut dan pemalu, jika ada orang yang blm pernah dia kenal, trus orang itu memanggil namanya dia langsung nangis sekeras2nya, gmn solusi cara mengatasinya? mhn bantuannya

  41. rhomy zld katim mengatakan:

    trima kasih info & saran tpi klo boleh saran mohon di perdalam lagi cara mendidik secara islam
    trima kasih

  42. baju anak branded mengatakan:

    antara karir + anak = dilema
    ingin sekali bisa sukses dalam karir dan anak

  43. zackyahdewimursih mengatakan:

    aku adalah seorang ibu yg mempunyai seorang putri yg berumur 3,5thn.dia adalah anak yg sangat aktif dan g bisa diam walau sebentar,tapi terkdng saya emosi tnggi saat anak saya mrh2 dan tdk mnrti kata2 saya.saya sangat ingin hdp anak saya disiplin,tp sangat sulit apalagi masalah waktu tidur tepat waktu.tolong dong kasih saya solusi agar saya bisa menerapkan anak akan disiplin waktu,dan bagai mana caranya agar orang lain tidak usah ikut campur cara mendidik anak.kan g mungkin bisa nurut klo anak dilrng sama kita trnyata orang lain memperbolehkannya.tolong kasih saya solusi agar saya juga bisa bersikap sabar

  44. sitti gultom mengatakan:

    senang bacanya,,,sekaligus sedih karena aku masih sangat jauh dari maksimal dalam mendidik anakku satu2nya…tapi aku kan selalu berusaha berbuat yang terbaik. walau nyatanya sangat sering aku out of kontrol kalau sudah marah. thanks buat semuanya ya

  45. nahrowi mengatakan:

    Anak Usia Dini memang Unik
    maka kita harus belajar darihati kita masing2 dg menyiapkan segala mental & spiritual kita …
    semuanya harus terkontrol
    kalo bisa sy ucap yaitu kita harus punya SATELIT
    (Sabar, Telaten, Teliti) ok????
    Tanks

  46. riskan mengatakan:

    bagai mana cara mengatasi anak yang selalu menangis.dan apa pengaruh kepada anak yang selalu menagis

  47. ibu noto mengatakan:

    setelah membaca…ternyata masih byk kekurangan yg sy lakukan untuk mendidik anak terkadang emosi sy kurang terkontrol,terima kasih atas tips nyah

  48. kartika mengatakan:

    Saat ini saya mempunyai bayi yg berumur 2thn.namun dia sudah sangat tanggap dgn apa yg harus dia lakukan jk terjadi suatuhal di sekitarnya,yg saat ini saya pikirkan apakah sudah tepat jika anak seusia segitu mulai qta prkenalkan untuk dapat mengambil keputusan sendiri???

  49. dewi mengatakan:

    makasih bnyak tipsnya,bermanfaat bgt,aku akan coba lakuin tips di atas,mudah2an bjalan lancar dan sesuai yg diharapkan.aku.suami dan anaku,menjadi keluarga yg damai

  50. rani rufaida mengatakan:

    anak saya bru berumur 2th 5bln,dy sangat aktif dan sering sekali memukul tmn2x,saya bingung apa yg harus saya lakukan agar anak saya mau menuruti kata2 saya.apa mungkin karna dy terlalu dimanja makanya dy jadi ga mau dengar kata2 dari saya?
    mohon sarannya.terimakasih

Leave a Reply