Archive for Januari, 2008

Jan 10 2008

Mainan bayi

Published by Nanny under Mainan bayi

Bayi memiliki mainan yang sangat beragam, dan kadangkala orang tua memberikan mainan berdasarkan jenis kelamin bayi seperti mobil-mobilan dan pesawat untuk bayi laki-laki, serta boneka untuk bayi perempuan.

boneka bayiTapi tahukah anda bahwa mainan untuk bayi tidak hanya sebagai hiburan tapi juga dapat merangsang perkembangan bayi? Lalu, mainan apa saja yang wajib dimiliki oleh bayi?

Pada dasarnya bayi suka dengan mainan yang bergerak dan mengeluarkan bunyi, terutama bayi yang berumur kurang dari 1 tahun. Bayi juga suka dengan warna-warna yang menyolok.

Ingatkah anda akan mainan seperti komidi putar dengan pita berwarna-warni yang panjang dan memiliki tuas putar yang dapat berputar dan mengeluarkan musik?

Walaupun sederhana mainan tersebut ternyata dapat meningkatkan kecerdasan dan kesehatan si bayi.

mobil-mobilan untuk anak kecilMainan yang warnanya mencolok, bergerak dan mengeluarkan bunyi merangsang pendengaran, otak dan otot bayi. Mainan tersebut membuat bayi menjadi senang, tertarik dan bayi akan menggerak-gerakkan tubuhnya untuk meraih mainan tersebut.

Seiring dengan perkembangan bayi, mainan yang diberikanpun harus sesuai dengan jenis kelamin bayi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penyimpangan seksual bayi saat dia besar.

Kadangkala ada anak laki-laki yang terlalu feminim atau anak perempuan yang terlalu tomboy, biasanya disebabkan dari kecil diberi orang tuanya mainan yang tidak diperuntukkan kepada jenis kelamin tertentu, seperti memberikan boneka terlalu banyak kepada anak laki-laki dan mobil kepada anak perempuan.

Mungkin orang tua ingin berbeda dari biasanya atau si anak menginginkan mainan tersebut karena pengaruh saudara atau temannya. Namun harap diperhatikan bahwa hal tersebut akan berpengaruh terhadap psikologis anak dan dapat membuatnya mendapatkan masalah di kemudian hari.

2 responses so far

Jan 10 2008

Kesehatan bayi

Published by Nanny under Kesehatan bayi

Imunisasi

Banyak hal yang mempengaruhi kesehatan bayi. Selain konsumsi makanan dan minuman yang penuh nutrisi yang baik akan perkembangan gizi, istirahat, dan cukup mendapatkan kasih sayang, bayi juga membutuhkan imunisasi yang dapat melindungi bayi dari penyakit-penyakit berbahaya.

Imunisasi yang diberikan kepada bayi dapat membentuk sistem kekebalan tubuh yang dapat melindungi bayi hingga nanti tumbuh dewasa. Pemberian imunisasi biasa diadakan di Rumah Sakit bagian anak atau Posyandu yang diselenggarakan oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga di puskesmas-puskesmas terdekat.

Seorang ibu harus memperhatikan jadwal-jadwal pemberian imunisasi dan pada umur berapa imunisasi tersebut diberikan pada bayi. Informasi mengenai imunisasi dapat diperoleh di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat. Bayi yang baru lahir hingga berumur 1 minggu harus mendapatkan imunisasi BCG sesegera mungkin untuk menghindari tertularnya penyakit TBC.

kesehatan bayi harus dijaga agar bayi tetap sehatSedangkan bayi yang berumur 3 bulan memperoleh imunisasi polio 1, 2, dan 3 dan diberikan dengan jarak masing-masing 1 minggu. Imunisasi polio diberikan bersamaan dengan DPT yang dapat melindungi bayi dari penyakit Tetanus. Menginjak usia 9 bulan, bayi harus diimunisasi campak.

Imunisasi ini berguna sebagai pencegah bayi terkena penyakit cacar berulang, artinya deengan diimunisasi campak, seorang bayi hanya akan terkena penyakit cacar sekali seumur hidupnya. Saat bayi berumur 1 tahun, semua imunisasi tersebut diulang kembali sekali lagi dengan jarak pemberian sama persis seperti sebelumnya.

Pemberian imunisasi pada bayi juga harus didukung dengan peningkatan gizi makanan sehingga daya tahan dan sistim kekebalan tubuh bayi sangat kuat. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah timbulnya demam pada bayi yang baru saja diimunisasi.

Ibu tak perlu kuatir tentang hal ini, cukup berikan obat penurun panas sesuai dengan anjuran dokter atau kompres hingga demam bayi anda turun. Bila panas tidak turun dalam 3 hari, barulah bawa bayi anda ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Posyandu dan rumah sakit poli anak biasanya juga memberikan layanan pantauan kesehatan bayi anda saat mengadakan imunisasi. Pemantauan tersebut berdasarkan berat badan dan panjang bayi yang tertulis dalam grafik hijau di Kartu Menuju Sehat (KMS).

Anda dapat mendiskusikan masalah dan juga mendapatkan informasi serta solusi untuk mengatasi permasalahan yang timbul. Kartu Menuju Sehat ini digunakan untuk memantau bayi dari lahir hingga berumur 5 tahun.

Penyakit yang umum pada bayi dan penanganannya.
Sama seperti manusia dewasa, bayi juga bisa terkena sakit. Seorang ibu harus dapat mengenali ciri-ciri penyakit yang sering diderita bayi karena bayi tidak dapat memberitahu apa yang dirasakannya.

dokter bayiBiasanya bila merasakan sakit, bayi akan menangis lebih sering dan rewel serta tidak mau makan. Tak perlu panik, coba periksa dulu apakah bayi menderita penyakit ringan seperti di bawah ini.

Penyakit yang sering diderita oleh bayi adalah masuk angin. Hal ini bisa terjadi karena bayi terlalu lama diletakkan di lantai atau terlalu lama terkena angin di luar ruangan. Selain sering menangis, ciri-ciri yang gampang dikenali adalah perut yang kembung.

Berilah obat gosok seperti minyak telon supaya bayi merasa hangat dan angin di dalam tubuh bayi cepat keluar. Berikan pakaian yang hangat dan nyaman dan selimut yang tebalnya cukup supaya bayi tidak lagi masuk angin.

Bayi juga sering terkena gatal-gatal dan biang keringat. Hal ini sebenarnya sangat wajar karena kita tinggal di negara yang beriklim tropis. Namun bila hal itu terjadi terlalu sering, anda harus lebih memperhatikan kebersihan baik kulit ataupun baju bayi anda karena biang keringat muncul karena bayi sering dibiarkan dalam keadaan basah.

Kulit bayi yang terkena susu juga harus dilap sesegera mungkin. Untuk menghilangkan biang keringat yang muncul anda dapat menaburkan bedak gatal ke area biang keringat terus menerus hingga biang keringat tersebut hilang. Mandikan juga bayi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihannya, namun jangan terlalu sering karena bayi dapat terkena masuk angin.

Ganti juga popok yang basah dan jangan dibiarkan terlalu lama. Selain dapat menyebabkan gatal, popok basah juga dapat menyebabkan infeksi pada kulit bayi.

Demam juga merupakan penyakit yang sering diderita oleh bayi. Banyak sekali penyebab demam dan ibu harus dapat mengenali karakteristik demam tertentu. Bayi yang menderita demam setelah diimunisasi cukup diberi obat penurun panas atau cukup dikompres.

Biasanya demam akan hilang setelah 1 atau 2 hari. Demam juga dapat muncul pada saat pergantian cuaca. Perubahan suhu yang terlalu mendadak menyebabkan tubuh bayi meresponnya dengan meningkatkan suhu tubuhnya. Demam ini suhunya biasanya tidak terlalu tinggi dan akan hilang dalam 1-2 hari bila ibu segera merespon demam pada bayi dengan tindakan yang tepat seperti menghangatkan bayi dan mengompresnya.

bayi yang sedang sakit dirawat oleh ayahnya

Cara mengompres bayi yang demam dapat dilakukan dengan meletakkan kain basah yang sudah direndam dengan air dingin pada kening bayi dan kain basah yang direndam air hangat pada kaki bayi. Demam juga dapat muncul bila bayi anda keracunan makanan.

Waspadai jika panas bayi tidak turun dalam 1-2 hari terutama bila bayi kejang-kejang. Segeralah bawa ke rumah sakit atau dokter anak terdekat untuk pertolongan medis terhadap bayi anda. Konsultasikan pula ke dokter bila bayi anda tidak mau makan. Jangan sampai terlambat mengenali ciri-ciri penyakit yang diderita oleh bayi.

5 responses so far

Jan 10 2008

Kegemaran bayi

Published by Nanny under Kegemaran bayi

Seperti yang kita tahu, bayi juga memiliki kegemaran tertentu, seperti menghisap jempol, menggigit dan memakan mainannya. Kadangkala hal ini disebabkan karena giginya akan tumbuh atau karena rangsangan lainnya dari dalam tubuh bayi.

bayi menghisap jempol

Ibu harus mengawasi bayi mereka supaya tidak melakukan kegemaran bayi tersebut. Selain karena tidak higienis, hal tersebut dapat mempengaruhi struktur gigi dan jempol bayi. Jempol bayi akan muncul seperti kutil dan juga struktur gigi tidak akan rapi. Walaupun tidak mungkin bagi ibu untuk selalu mengawasi bayinya, hal tersebut dapat diakali.

Ibu dapat memberi bayi kue padat yang memang dirancang sebagai mainan sekaligus makanan bayi. Bentuknya mudah dipegang dan teksturnya padat namun dapat hancur bila terkena air liur bayi. Kue padat tersebut memiliki bermacam-macam rasa yang pasti akan disukai bayi.

Pemberian kue padat ini dapat mengatasi masalah yang dihadapi. Bayi dapat terus menggigitnya dan kue tersebut dapat merangsang pertumbuhan gigi bayi sekaligus higienis dan menyehatkan.

Ibu juga dapat memberikan dot tanpa tabung untuk dihisap bayi supaya bayi tidak menghisap jempolnya sendiri. Namun pemberian dot ini juga tidak boleh terlalu lama dan ibu harus sering-sering mengganti dot tersebut dan jangan tunggu hingga rusak. Hal ini untuk menjaga kehigienisan dot dan menghindari masuknya kuman-kuman berbahaya ke tubuh bayi.

Bayi juga gemar menggerak-gerakkan anggota tubuhnya terutama jika dia melihat hal-hal yang membuatnya gembira seperti mainan atau jika digoda. Bayi yang aktif menandakan bahwa perkembangan motorik serta otaknya sangat bagus.

Dukung perkembangan bayi anda dengan memberi mainan yang tepat, dan jangan lupa untuk tetap memperhatikan asupan gizi dan kebersihan tubuhnya.

No responses yet

Next »